Articles by "TEKNOLOGI"

Tampilkan postingan dengan label TEKNOLOGI. Tampilkan semua postingan

Teknologi Penangkapan Ikan Berkelanjutan
Setelah alat tangkap tersebut diketahui kemungkinan dampaknya terhadap lingkungan, maka alat tangkap tersebut ditinjau dari aspek sustainability atau keberlanjutan usaha penangkapan.  Beberapa kriteria yang digunakan untuk melihat tingkat keberlanjutan usaha penangkapan menurut Monintja (2000) adalah :
(1) Hasil tangkapan tidak melebihi Total Allowed Catch (TAC)
Jenis alat tangkap yang paling aman terhadap kelestarian sumberdaya didasarkan pada kemampuan tangkap yang dimiliki oleh masing-masing alat tangkap, sedangkan yang tergolong paling tidak aman terhadap kelestarian sumberdaya disebabkan karena pengoperasian alat tangkap ini tidak terkendali atau yang jumlahnya sangat banyak.

Perbandingan relatif dampak yang mungkin ditimbulkan dari operasi suatu alat tangkap terhadap kemungkinan terjadinya overfishing atau hasil tangkapan melebihi angka yang diperbolehkan untuk dimanfaatkan,  yaitu :
Handline karena pengoperasian alat tangkap ini paling aman terhadap kelestarian sumberdaya, karena dalam prinsip operasinya yang menangkap ikan satu demi satu, sehingga peluang terjadinya overfishing dalam operasi alat tangkap ini kecil. 

Rawai, bubu lego, bubu tanam dan gillnet dasar karena peluang  hasil tangkapan untuk melebihi TAC juga kecil dan tidak berbeda jauh dengan alat tangkap handline walaupun kemampuan tangkap alat tangkap ini sedikit lebih besar. 
Alat tangkap lainnya yang mempunyai kemampuan tangkap yang lebih tinggi, namun  unit penangkapan ini jumlahnya sedikit, maka dampaknya terhadap kelestarian sumberdaya diduga tidak terlalu besar.

(2) Konsumsi  BBM Rendah
Konsumsi BBM pada pengoperasian alat penangkapan ikan, terutama yang armadanya menggunakan mesin penggerak merupakan sesuatu hal yang tak dapat dihindari. Hal ini mengakibatkan biaya operasionalnya tinggi sehingga membutuhkan kemampuan manajemen pengelolaan usaha yang lebih baik untuk keberlanjutan usaha. Tingkat ketergantungan operasional antar alat tangkap ikan karang terhadap pasokan BBM paling rendah pada alat tangkap yang masih menggunakan tenaga penggerak dayung ataupun layar karena konsumsi BBM hanya diperuntukan terutama untuk penerangan.

(3) Secara hukum, legal
Seluruh alat penangkapan ikan dapat dioperasikan secara legal apabila semua persyaratan dan perijinan telah dipenuhi, dan tidak melanggar Undang2 yang sudah ditetapkan serta peraturan pemerintah atau keputusan presiden serta peraturan menteri dan lainnya yg berlaku.

(4) Jumlah investasi kecil
Jenis alat tangkap yang paling rendah investasinya  untuk dikembangkan memiliki peluang keberlanjutan usaha lebih baik bila dibandingkan dengan alat penangkapan ikan yang membutuhkan investasi besar/tinggi.

(5) Mempunyai pasar yang baik
Alat tangkap yang paling memiliki prospek pemasaran yang baik adalah alat penangkapan ikan  hasil tangkapannya dipasarkan dalam keadaan hidup atau masih dalam keadaan segar.  Prospek pemasarannya kurang baik ditunjukkan oleh alat penangkapan yang hasil tangkapannya memiliki kualitas rendah, baik jenis maupun mutunya.


Pusat Pelatihan dan Penyuluhan KP, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia KP, Kementerian Kelautan dan Perikanan melaksankan kegiatan rutin Video Conference (Vicon) setiap Hari Kamis bulan berjalan, dengan Topik Biokonversi Limbah Organik Mengunakan Magot Sebagai Alternatif  Bahan Baku Pakan Ikan yang disampaikan oleh Narasumber Dr. Melta Rini Fahmi, Balai Riset Budidaya Ikan Hias Depok, Pusat Riset Perikanan, BRSDMKP  sementara Moderator Dwi Nurfitriyanti, S.Pi Kegiatan Vicon Kamis, 27 Juli 2017 dikuti 8 (Delapan) Mitra Vicon se Indonesia yakni Kabupaten Belitung Timur, Kota Palu, Kabupaten Karawang, Kota Ternate, Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten OKI, Kabupaten Pekanbaru dan Kabupaten  Pasuruan.
Narasumber menyampaikan bahwa Magot merupakan larva serangga Black Soldier Fly (Hermentia illucens, Stratiomydae, Diptera), keberadaanya dapat ditemui hamper seluruh Indonesia bahkan diseluruh dunia dengan ukuran larva 2 Cm. Maggot memiliki banyak kelebihan diantaranya:
1.  Dapat mereduksi sampah organik (dewetering);
2.  Dapat hidup dalam toleransi pH yang cukup luas;
3.  Tidak membawa atau agen penyakit;
4.  Mempunyai kandungan protein yang cukup tinggi (40-50%);
5.  Masa hidup cukup lama (± 4 minggu) dan untuk mendapatkanya tidak memerlukan teknologi tinggi.
Black Soldier Fly (Hermentia illucens) adalah serangga yang hidup dipepohonan yang berbunga serta ditempat Sampah.  Sari bunga (madu) merupakan makanan utamanya.  Siklus hidupnya selalu melakukan metamorfosa seperti kupu-kupu.  Black soldier yang sudah dewasa akan kawin dan selanjutnya akan meletakkan telurnya pada media yang memungkinan sebagai makanan bagi larvanya.  Dalam waktu 2-4 hari telur akan menetas menjadi maggot kecil, selanjutnya akan bertambah besar sampai 2 cm pada umur 4 minggu.  Sampai umur 2 minggu maggot masih berwarna putih dan selanjutnya warna semakin berubah menjadi kekuningan sampai hitam dan menjadi pupa pada umur ± 4 minggu.  Setelah 4 minggu pupa akan menetas menjadi serangga dewasa.
Manfaat Magot dalam Dunia Pakan Ikan sebagai berikut:
·       Rich Nutrition: Protein 40-48 %, Lemak 25-32%
·        Low investment: Produksi magot tidak membutuhkan air, listrik dan bahan kimia, dan infrastruktur sederhana
·        Enviromental friendly: mampu mendegradasi limbah organik menjadi material nutrisi lainnya
·        Low Technology: teknologi produksi magot dapat diadopsi dengan mudah oleh masyarakat
·        Industri scale: Magot dapat diproses menjadi tepung magot (Mag meal)

Budidaya Magot bisa diimplemetasikan diberbagai Daerah di Indonesia sebagai bahan alternatif Pakan Ikan. Bahkan para Penyuluh Perikanandan kelompok masyarakat Nelayan mampu melakukan budidaya secara sederhana di daerah binaaan masing-masing. Budidaya Magot memberikan keuntungan yang besar secara Finansial serta memberi kemudahan bagi pelaku budidaya ikan. 
Pada sesi tanya jawab, Moderator memberikan kesempatan kepada peserta Video Conference untuk memyampaikan beberapa pertanyaan atau masukan terkait dengan Topik yang disampaiakn oleh Narasumber. Adapun Perwakilan mitra vicon yang mengajukan pertanyaan sebagai berikut:
1.  Dari Provinsi Sulawesi Tengah menyampaikan pertanyaan terkait dengan bagaimana cara membudidayakan  Magot secara berkelanjutan?
2.  Dari Lampung Selatan, Apakah Budidaya Magot sudah memiliki SNI sebagai dasar Alternatif Pakan Ikan?
Adapun Respon Dr. Melta Rini Fahmi selaku Narasumber tekait dengan pertanyaan dan masukan dari peserta vicon yakni bahwa cara melakukan Budidaya Magot sangat mudah dan sederhana di masing-masing Daerah, seperti di Kota Palu, yakni dengan melihat siklus Magot, pertama-tama menyiapkan tempat untuk melakukan proses bertelur serta menyiapkan kandang bagi magot. Untuk lebih jelas dan lengkap bisa dilihat atau diakses melalui bahan presentasi,
Sementara terkait dengan SNI bagi Magot sebagai bahan Baku Alternatif Pakan Ikan belum ada, akan tetapi secara Riset sudah di akui.



Materi dan Video Materi Vicon Biokonversi Limbah Organik Mengunakan Magot Sebagai Alternatif  Bahan Baku Pakan Ikan dapat diunduh melalui website PuslatluhKP
Link Download Materi Video 
http://bit.ly/2vank69  


Alamat kantor Narasumber: 





DISUNTING MELAUI PUSLUH BRSDMKP

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) saat ini menjadi faktor pesona dan daya tarik dan menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat kita dalam dua dekade terakhir. Secara perspektif, pengaruh TIK menggambarkan bagaimana pengaruh perkembangan teknologi informasi dalam membentuk wajah sosial budaya masyarakat kita secara instant. Beragam inovasi yang ditawarkan para penyedia teknologi informasi makin memampatkan dimensi ruang dan waktu masyarakat pada skala global. Dalam sekejab orang-orang yang terpisah ribuan kilometer akhirnya dapat “bertemu” secara real time melalui media komunikasi, bahkan dengan penampakan wajah sekalipun. Sebagai contoh penggunaan Video Call via aplikasi Skype yang bisa kita pasang/install di samrtphone.          
Menangkap Angin Perubahan
            Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) saat ini merupakan bagian dari kebutuhan pokok yang harus wajib dirasakan dan dinikmati manfaatnya oleh masyarakat, selain kebutuhan pokok seperti pangan, sandang, dan papan. Perkembangan TIK di bidang kelautan dan perikanan telah melecutkan gairah untuk menyalurkan energi positif penyuluh perikanan dalam rangka menjalankan fungsinya sebagai pendamping sekaligus mitra pelaku utama/usaha perikanan. Perubahan pola budaya masyarakat seperti ini  mengharuskan penyuluh perikanan untuk beradaptasi demi efektifitas penyuluhan serta pemberdayaan masyarakat KP. Angin perubahan ini harus direspon secara cepat, tepat dan terarah oleh penyuluh perikanan dalam berbagai bentuk penggunaan aplikasi dan web berbasis IT sebagai media untuk mengakomodir segala keragaan data, berita, dan informasi lainnya terkait bidang perikanan.
    Berbagai macam kegiatan penyuluh perikanan yang sebelumnya jarang terpublikasi, kini bisa leluasa menyebarkannya. bahkan ada fenomena yang menarik, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) tersebut bisa meningkatkan rasa percaya diri penyuluh perikanan. Dengan meningkatnya trend publikasi kegiatan penyuluh perikanan, mereka tidak lagi mudah dijatuhkan citranya oleh publik karena dianggap menganggur/tidak ada kegiatan. Lebih jauh lagi, iklim kompetisi yang positif antar penyuluh akan terbangun secara alamiah sebagai konsekuensi pemanfaatan TIK.
Pola Interaksi Antar Manusia yang Berubah.
           Metode penyuluhan dengan sasaran tidak harus melalui tatap muka. Teknologi internet telah merubah cara orang berkomunikasi. Metode penyuluhan berbasis TIK terus mengalami perkembangan seiring perkembangan zaman. Dalam pelaksanaan kegiatan penyuluhan bisa kita kombinasi teknologi audio/data, video/data, audio/video, dan internet. Internet merupakan alat komunikasi yang murah dimana memungkinkan terjadinya interaksi antara penyuluh dengan sasarannya baik perorangan maupun kelompok secara jarak jauh (E-Learning). Jika dilakukan efektif dan efisien, harapannya dapat diperoleh hasil yang lebih baik.
          Pendekatan metode penyuluhan berbasis TIK bisa menjadi sebuah pelecut atau faktor penyemangat agar penyuluh perikanan harus lebih update informasi tentang berbagai hal dibidang perikanan dibanding sasaran penyuluhannya, sekaligus sebagai opsi untuk meningkatkan kepercayaan dan posisi tawar, bahwa keberadaan kita ditengah mereka sangat dibutuhkan.
Sudahkah Penyuluh Perikanan Punya  e-mail Pribadi ?
            Email, merupakan kunci utama perubahan cara berkomunikasi. Dengan hanya mempunyai satu alamat email (Ymail, Gmail, dsb), kita dapat mengikuti berbagai model komunikasi yang ada di Internet. Beberapa model komunikasi yang bisa digunakan untuk kegiatan penyuluhan diantaranya :
1.   Forum (Kaskus, Tapatalk, dsb)
2.   Chatting ( Whatsapp, Line, dsb)
3.   Situs jejaring sosial (Facebook,Instagram Twitter, Vine, dsb)
4.   Blog Penyuluhan (Blogspot, Wordpress, dsb)
5.   Situs sharing file (Dropbox, Mediafire, Zippyshare, dsb)
6.   E-learning menggunakan Video/Teleconference (via Skype)
Fenomena Unik Pemanfaatan TIK oleh Masyarakat KP
          Masyarakat memang harus cermat juga dalam menyikapi berita dari media massa. Karena berita itu terkadang merupakan hasil kombinasi dari ilmiah, subjektif, dan dramatisir hasil ramuan penulisnya. Padahal kalau dikonfirmasikan kembali kepada sumbernya tidaklah seperti itu. Malah mungkin saja mereka dibuat terkerut dahinya ketika mengetahui dan membacanya.
Sebagai Contoh :
         Di suatu acara televisi lokal menyiarkan sebuah kegiatan tebar bibit ikan nilem (restocking) yang dilakukan oleh penyuluh perikanan bersama dinas terkait sebagai upaya menjaga populasi ikan tersebut dari kepunahan, Dalam waktu seketika ada media sosial (facebook/twitter) meneruskan dan mempublikasikan berita tersebut sehingga sampai ke suatu  daerah yang penduduknya tinggal disepanjang sungai yang telah ditebari ikan, Saking senangnya mengetahui hal tersebut, mereka beramai-ramai memasang jaring untuk menangkapnya. Alhasil, cita-cita mulia penyuluh perikanan untuk menjaga populasi ikan dari kepunahan kandas di tengah jalan akibat publikasi media sosial oleh oknum yang kurang bertanggung jawab.
Harapan Pemanfaatan TIK secara bijak dan manusiawi
         Ada bagian menarik dari buku Sherry Turkle berjudul  “Reclaiming Conversation: The Power of Talk in a Digital Age” yang mencoba menggambarkan bagaimana smartphone telah merusak hubungan antarmanusia. Menurut Turkle, masyarakat hari ini berkomunikasi melalui teks, media sosial dan email, tetapi kemampuan mereka untuk berhubungan dengan orang lain telah menurun secara substansial. Mereka gagal untuk mengembangkan empati, kecerdasan emosional atau ikatan sosial.
         Melalui  kegiatan penyuluhan perikanan bisa kita sisipi suatu materi untuk menggugah kesadaran sasaran penyuluhan kita agar selalu waspada terhadap dampak-dampak negatif pemanfaatan TIK, setidaknya secara tidak langsung, minimal kita sudah berkontribusi menjaga entitas budaya bangsa ini dari pengaruh globalisasi.
Semoga Bermanfaat ...!
Referensi:
1.    Turkle,Sherry. 2015. “Reclaiming Conversation: The Power of Talk in a Digital Age” Penguin Publishing Group.
2.    Puspa,Nurita.2012.”Peranan Penting Teknologi Informasi dan Komunikasi”.
online. http://nuritapuspasari.blogspot.com/  [diakses 16/1/16]
3.    Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam Jaringan (http://badanbahasa.kemdikbud.go.id/kbbi/)
4.    Sudrajat, Sugito. 1998. “Sistem Informasi Manajemen”, Semarang. Tung, Khoe
Kontributor :
Mina Rifqi –
Penyuluh Perikanan Kab. Temanggung, Jawa Tengah

KEMAJUAN TEHNOLOGI DIGITAL PERLU KITA CERMATI
Komunikasi adalah aspek yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Manusia mulai berkomunikasi sejak lahir sehingga mereka menemui Tuhan. Komunikasi bertujuan untuk menyampaikan sesuatu pandangan dan buah fikiran, meluahkan perasaan dan pendapat serta berbagi permasalahan dan menyelesaikan masalah. Manusia akan selalu berkomunikasi, tetapi cara dan sistem berkomunikasi senantiasa berubah.

Dari menggunakan pena sebagai komunikasi, kini menggunakan komputer, dulu hubungan lewat surat kini menggunakan kecanggihan emel dan internet, dan telefon malahan pembicaraan jarak jauh melalui video dan audio digunakan untuk bermusyawarah dan juga sebagai salah satu media pengajaran.
Semua ini mungkin tidak pernah kita bayangkan dahulu, tetapi mahu tidak mahu, cara hidup ini sudah banyak mempengaruhi cara manusia berfikir, bekerja dan menjalani kehidupan. Proses komunikasi ini berubah cepat, seiring dengan ledakan teknologi dan informasi.

Ibarat Isi dengan buku
Masyarakat kebanyakan hari ini banyak tergantung kepada sistem komunikasi elektronik dan digital untuk mendapatkan informasi dan pengetahuan terhadap sesuatu yang mereka ingin tahu.
Remaja dan golongan muda adalah kelompok yang sangat rapat dengan teknologi ini. Sangat jarang kita melihat remaja tanpa telefon genggam dan Internet masa kini.
Menurut pandangan Islam, apa pun dasar perlakuan dan pekerjaan adalah untuk mendapat keredaan Allah dan memperoleh pengetahuan yang bisa membawa kepada mengenal kebesaran Allah.
Justeru,kemajuan tehnologi informatika dan digital sekarang ini seharusnya membawa kita bukan saja untuk merapatkan hubungan sesama manusia tetapi juga mendekatkan diri kepada Allah swt.

Teknologi dan komunikasi digital membawa banyak kebaikan kepada umat Islam seluruhnya. Ia merapatkan silaturrahim sesama Islam, di mana seorang anak boleh berhubungan dengan kedua ibu bapaknya dengan telefon dan video call 3G,karyawan dan pimpinan bertukar dokumen melalui emel,kawan-kawan bisa saling memberi khabar melalui chatting dan dari blog peribadi mereka, serta rakyat mendapat informasi daripada pemimpin mereka melalui siaran televisi, radio dan Internet.

Dalam masa yang sama kita mengagumi teknologi komunikasi ini, kita tidak usah lupa bahawa teknologi ini menjadikan manusia kadangkala lupa akan tanggungjawab untuk menggunakannya ke jalan yang benar dan baik.
Komunikasi digital telah merapatkan jarak yang jauh menjadi dekat. Tetapi adakah manusia menjadi lebih ihsan, teliti dan bertanggungjawab? banyak yang memanfaatkan teknologi ini untuk tujuan yang baik, namun begitu tidak sedikit juga yang menggunakan kecanggihan teknologi ini untuk tujuan yang salah dan kurang baik.

Informasi yang tidak benar dan tidak sah disebarkan dengan cepat melalui blog, sms dan juga emel, lalu menjadi fitnah. Justeru, remaja harus faham bahawa teknologi adalah selamanya sebagai alat,bukan memperalat serta manusia harus tahu untuk memanfaatkannya ke jalan yang hak dan benar.

Perkembangan teknologi komunikasi digital juga telah membawa kepada teknik cara dan sistem mengajar kepada guru-guru dan para dosen. Banyak informasi dan pengetahuan dapat dibicarakan bersama, bukan saja terbatas kepada pelajar dan orang di sekililing mereka, tetapi juga kepada semua orang di seluruh dunia.
Ide dan pengalaman bisa disharing bersama malah masalah juga bisa diselesaikan secara kolektif hanya melalui pendapat di dalam blog, forum Internet dan sebagainya. Pengajaran dan tutorial online banyak membantu pelajar dalam menyelesaikan permasalahan yang mereka hadapi dalam pelajaran.

Namun begitu, banyak juga pelajar yang meniru dan memplagiat hasil kerja orang lain tanpa meminta kebenaran orang yang punya serta menjadikan hasil kerja mereka sebagai karya mereka sendiri.
Di sinilah terletaknya kebijaksanaan seseorang dalam meneliti karya orang lain dan pentingnya nilai etika diajar dalam mengadaptasikan ide orang lain ke dalam hasil kerjanya. Ini amat penting diajar kerana dampaknya nanti akan terbawa dalam alam pekerjaan dan harus diajar terutama sekali kepada pelajar di universitas,karena mereka akan segera terjun dalam masyarakat dan dunia kerja.

Kecepatan dan kredibilitas teknologi ini telah mengurangkan ketergantungan kepada penggunaan bahan dan juga dokumen yang secara tidak langsung mempengaruhi kepada pengurangan pemakaian kertas dan menyelamatkan alam sekitar kita.
Tehnologi juga membawa banyak keuntungan dalam industri perbankan dan perniagaan, kesehatan dan juga dalam memberitahukan pengumuman penting kepada khalayak ramai/umum. Amat malang apabila ada yang menyalah gunakannya sebagai cara untuk menipu orang banyak dengan perniagaan yang menipu, mencipta virus yang merusakkan software malah juga mencuri serta memusnahkan pusat data dan informasi rahasia orang lain.
Teknologi komunikasi digital juga telah membawa dampak yang sangat besar kepada perkembangan dakwah Islam. Malahan tidak keterlaluan apabila dikatakan bahawa para pendakwah dan ulama tidak harus mengesampingkan teknologi ini sebagai sarana untuk mereka berdakwah kerana ia mempunyai pengaruh yang besar terhadap penggunanya.

Emel dan peringatan bisa disampaikan dengan mudah hanya dengan satu klik papa komputer atau telefon. Malah dengan kecanggihan teknologi komunikasi, konsumen juga bisa mengetahui waktu solat dengan terciptanya software yang bisa digunakan dalam telefon dan komputer.
Program seperti drama dan iklan yang berunsurkan dakwah Islam bisa disiarkan di televisi, radio dan internet untuk meningkatkan kefahaman terhadap Islam bukan sahaja kepada umat Islam tetapi juga kepada golongan bukan Islam.



Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh merrymoonmary. Diberdayakan oleh Blogger.